Para musisi aliran reggae di Papua konsisten menyuarakan perlindungan alam dan eksosistem tanah Papua. Sikap itu disampaikan setiap momentum konser yang digelar.

“Kami terus mengkampanyekan perlindungan terhadap alam dan manusia Papua, termasuk tema penyelamatan hutan dan sagu melalui even pentas reggae,” kata Koordinator Komunitas Rasta Kribo, Thedy Pekey, Selasa (24/10/2014).

Ia menyebutkan saat momentum Festival reggae ke V yang digelar akhir pekan lalu, sengaja mengambil tema selamatkan hutan dan Sagu di Papua. “Itu sebagai bentuk keprihatinan kami tentang kondisi pembangunan yang membabat hutan sagu,” kata Thedy menambahkan.

Berikut ini cuplikan video konser Festival Reggae

Menurut dia, tema cinta dan perlindungan alam Papua itu sengaja menjadi identitas para musisi reggae Papua. Bahkan sikap itu sebagai kampanye terbuka kepada publik.

Sikap itu dibuktikan setiap musisi reggae Papua tampil selalu memberikan pesan moral agar masyarakat Papua tidak menjual tanah dan lokasi hutan agar anak cucunya dapat menikmatinya hasil kekayaan yang ada di hutan tersebut.

“Kami dengan tegas meminta kepada masyarakat jangan menjual tanah karena perusahaan perusahaan inilah yang akan menghancurkan hutan,” katanya.

Thedy mengatakan akan menjalin kerja sama dengan Papua Junggle Chief mengeglar penanaman kembali pohon sagu yang sudah ditebang.

Selain itu, pada Tahun 2018 nanti mereka akan melakukan event besar konser reggae pantai, yang dilanjutkan dengan menanam mangrove di sekitar pantai areal yang selama ini abrasi.

Manajer Linggis Band, Simon Yikwa, mengatakan hutan menjadi inspirasi bagi seniman di Papua. “Sebab dari hutan barulah kita mengembangkan daya seni, daya nalar untuk menciptakan kreativitas dan berinovasi,”kata Simon .

Menurut dia, para musisi reggae Papua mengakui sagu sebagai bahan makanan yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat Papua. “Mari kita menyelamatkan sagu dan berhenti memakan makanan yang bukan pangan lokal,” katanya.(*)

————–
Artikel ini telah tayang di tabloid jubi dengan judul: Musisi reggae Papua konsisten suarakan perlindungan alam

Apa Reaksi Anda?

Bagikan Artikel ini:

Like us on Facebook for great stories daily!

SebelumnyaCerita Rakyat; Munculnya Katak di Bumi Asmat, Papua.
BerikutnyaSekilas Sejarah Peradaban Papua di Pulau Mansinam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here