View kota Manokwari, Papua Barat. Foto: Alen/PB
View kota Manokwari, Papua Barat. Foto: Alen/PB

pacebro – Berawal merasa kalah trendy dengan selebgram asal Manokwari, Levana Varraiza, yang dianggap mirip Lucinta. Namun nampaknya Lucinta tak ingin disamakan dengan Levana. Lucinta Luna seolah meradang bila ada yang disamakan dengan dirinya padahal selegram tersebut tak menyebutkan Lucinta sama sekali.

Puncaknya saat @Stasyabwar26 sedang live IG bersama @andrewjho91, Lucinta muncul. Kali ini ia membahas betapa banyaknya orang yang terinspirasi akan style make up ala Lucinta. Termasuk diantaranya sosok selebgram asal Manokwari, Levana Varraiza.

Lucinta memang tak menyebut nama Levana secara gamblang. Ia hanya menyebutkan kota asal selebgram satu ini. Namun ia berkata bahwa banyak sekali plagiat yang ingin panjat sosial dari Lucinta Luna.

Namun sayang, Lucinta dkk menyebut nama kota Manokwari dengan sebutan Nonokwari. Kata ‘nonok’ sendiri dapat diartikan sebagai alat kelamin dalam bahasa daerah.

Ucapan Lucinta yang awalnya ditujukan untuk Levana malah balik menyerang dirinya. Bagai senjata makan tuan, Lucinta harus menghadapi kemarahan seluruh masyarakat Papua.

Aksi Lucinta Luna dkk ini kontan mendapat respon dari masyarakat Manokwari serta Papua. Mereka tak terima akan kata-kata Lucinta dkk yang menyamakan kota kebanggaan dengan alat kelamin. Sejumlah aktivis pun menghubungi pihak Kapolres Manokwari terkait hal ini.

Pencetusnya adalah akun @PapuaBaratHitz, mereka langsung mengambil tindakan atas pelecehan Lucinta Luna. Melalui akunnya, mereka mengunggah surat terbuka untuk Lucinta atas keberatan mereka.

Jangan sebut nama MANOKWARI/MNUKWAR dengan sembarangan, jangan lecehkan tempat kebesaran kami, jangan lecehkan kota kebanggaan kami. Kami Masyarakat Manokwari dan Se-Tanah Papua menyatakan sikap bahwa 1. video @lucintaluna sudah melecehkan Manokwari. 2. Tangkap segera Lucinta Luna dan penjarakan. 3. Beri hukuman Adat dengan membayar DENDA sebesar 100 Milliar kepada Masyarakat Manokwari. 4. Segera membuat pernyataan sikap permintaan maaf dari @lucintaluna kepada Seluruh Masyarakat Papua terutama Manokwari melalui SELURUH Media Massa Di Indonesia. #PapuaNKRI #mnukwar #manokwariBERGERAK #manokwari #papuabarathitz

A post shared by Visit Papua Barat – Indonesia (@papuabarathitz) on

Mereka menuntut penyelesaian kasus ini lewat jalur hukum serta denda 100 miliar rupiah. Tak cukup sampai di situ, mereka juga menuntut permohonan maaf dari Lucinta kepada seluruh masyarakat Papua, terutama Manokwari.

Mengetahui aksinya membuat masyarakat Papua meradang, Lucinta segera menyampaikan permintaan maaf. Ia bersama stasyabwar26 dan andrewjho91 membuat video berisi permintaan maaf.

Dalam unggahannya terdapat enam bagian video berisi permintaan maaf serta penyesalan mendalam. Lucinta mengaku tak tahu bagaimana penyebutan nama kota Manokwari yang benar. Dalam pembelaannya ia berkata bahwa penyebutan ‘nonokwari’ itu karena ia tak tahu.

Andrewjho91 merasa selama ini pemberitaan yang beredar di media online terlalu menyudutkan Lucinta. Menurutnya berita yang beredar hanya mengambil potongan klip dari keseluruhan live mereka.

Namun pihak masyarakat Papua yang diwakili PapuaBaratHitz nampaknya masih akan meneruskan kasus ini. Hingga berita ini ditulis Lucinta Luna masih berada di Malaysia. Belum ada kepastian ia akan terbang ke Manokwari untuk meminta maaf secara langsung.

loading...