Lukas Enembe bersama pasangannya saat kampanye Gubernur Papua. Foto: facebook/LukasEnembe
Lukas Enembe bersama pasangannya saat kampanye Gubernur Papua. Foto: facebook/LukasEnembe

pacebro, Jayapura, Pelantikan Gubernur Papua dan Wakil Gubernur Papua terpilih periode 2018 – 2023 yang langsung dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) dimajukan pada 5 September di Istana Negara. Hal tersebut dilansir melalui situs Setneg.

“Setelah itu serah terima jabatan dilakukan pada 7 September 2018,” kata Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo, Senin, 3 September 2018, dilansir kabarpapua.co
Menurut Soedarmo, sebelumnnya pelantikan ini akan dilakukan pada 17 September 2018, tapi kemudian dimajukan.

“Pelantikan gubernur akan diikuti sembilan provinsi, diantaranya, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Papua, Sumatera Utara, NTT, Jawa Tengah dan Bali,” katanya saat memimpin upacara gabungan di halaman Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura.

Sehingga menurut Soedarmo, upacara gabungan hari ini dia manfaatkan untuk pamitan sebelum kembali ke Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Saya ucapkan terima kasih atas penghargaan tinggi untuk kerja sama yang telah ditunjukkan selama ini dari seluruh komponen,” katanya.

Soedarmo juga juga menyampaikanhari ini akan melaksanakan rapat paripurna, pembukaan pembahasan APBD perubahan dan mudahan bisa selesai sebelum tanggal 14 September 2018.

“Paling tidak, ini sudah kami laksanakan dan mudahan ini menyangkut tentang TPP-nya pegawai dan juga gaji guru yang selama enam bulan belum dibayarkan, sehingga jika disahkan ini bisa terbayarkan,” jelasnya.

loading...