Jumat, Oktober 18, 2019

Beberapa Alat Deteksi Gempa dan Tsunami di Papua Tak Berfungsi

Must Read

Mulia Kota Terdingin di Indonesia, Siang Hari Capai 15 Derajat Celcius

Pada siang hari suhunya mencapai 15 derajat celcius di siang hari. Sedangkan di malam hari suhunya bisa mencapai 9 derajat celsius

Ini 7 Jenis Burung Cendrawasih

Burung cenderawasih adalah jenis burung yang tergolong dalam kelompok dari famili Paradiseaidae dari ordo Passeriformes yang endemiknya berada di Pulau Papua.

7 Tempat Wisata di Manokwari

Manokwari punya panorama alam yang indah, terutama gunung dan pesona pantainya yang eksotis.

Pasca Gempa Bumi yang disertai dengan Tsunami melanda Palu dan Donggala, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan jika Indonesia tidak lagi memiliki buoy atau alat untuk mendeteksi tsunami yang memadai sejak 2012 silam.

Kepala Humas BNPB Sutopo Purwonugroho dalam konferensi pers di Jakarta mengenai penanganan gempa Palu dan Donggala, menyampaikan hal tersebut terjadi mungkin saja karena soal dana pengadaan dari BMKG seperti dalam lansiran CNN.

Sementara itu, permasalahan serupa juga disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura, melalui Kepala Bidang Observasi, Budi Darmawan. Menurutnya, jika alat sensor gempa dan pendeteksi tsunami yang dimiliki banyak yang tak berfungsi. Kabarnya dari 18 alat yang tersebar di Papua dan Papua Barat hanya delapan yang berfungsi dengan baik.

“Kami memang kesulitan, sebab dana pemeliharaan alat semakin tahun berkurang. Sehingga ada beberapa daerah yang sensornya kurang berfungsi,” kata Budi di Kota Jayapura, Papua, Senin 1 Oktober 2018 dilansir KabarPapua.co.

Kendala lain yang diungkapkan Budi, yaitu penjarahan yang dilakukan masyarakat terhadap alat pendeteksi gempa, seperti solar cell dan perlengkapan lainnya. Walaun itu, Budi menyampaikan jika pihaknya tetap akan berusaha memberi informasi secepat mungkin kepada masyarakat bila terjadi gempa dan potensi tsunami di Papua dan bekerjasama dengan instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

- Advertisement -

Dalam penyataannya BMKG Jayapura juga mengimbau kepada masyarakat untuk perduli dengan peralatan BMKG yang ada di daerahnya, tolong dijaga sebab ini berkaitan dengan keselamatan jiwa kita jika terjadi gempa dan potensi tsunami.

Selain itu, BMKG juga berharap jika pemerintah daerah dapat kerja sama juga sekaligus mendukung terlebih khusus melakukan pemeliharaan terhadap sensor gempa dan pendeteksi tsunami yang dimiliki. Menurutnya, jika ada dukungan yang memadai, dapat meminimalisir korban bencana Gempa maupun Tsunami.

Editor:  Manuel

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

video

Suku Huli; Merias Tubuh Untuk Kesadaran Akan Identitas

Orang Huli terkenal karena sifatnya yang suka berperang, agresif, dan hiasan wajahnya serta kostum yang dekoratif selama pertempuran.
video

Peduli Tragedi Nduga dan Wamena, Tim Persipura Bagi-bagi Ribuan Bunga

"Filosofinya kenapa harus bunga, air mineral dan pembatas buku, karena masing-masing benda tersebut memiliki lambang dan makna tersendiri," Kata Jaksen F Tiago.

Persipura Tidak Akan Bermarkas Di Jayapura Hingga Liga 1 Usai

Proses renovasi Stadion Mandala diperkirakan akan selesai pada bulan Desember mendatang
video

Kasuari Burung paling mematikan di dunia, Pria ini dianiaya hingga tewas

Jika berbicara tentang burung paling berbahaya, mungkin beberapa orang akan membayangkan burung elang emas atau burung condor. Dengan kemampuannya menyerang mangsa dan ukurannya yang besar...

Ritual Kematian Orang Anga di PNG, Dibiarkan Terbuka Untuk Cium Aroma Kematian

Mayat-mayat ini dilestarikan dengan teknik tingkat tinggi, dengan ketelitian dan persiapan.

More Articles Like This