Image from Pixabay
Image from Pixabay

Di zaman digital sekarang ini, tentu saja internet tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari kita. Mulai dari media sosial, pengatur keuangan, hingga hiburan yang membutuhkan akses internet.

Sudah puluhan tahun kita menggunakan internet, tapi kenapa di Indonesia internetnya masih lambat dan mahal ya? Berikut beberapa alasan utamanya.

1INSFRATRUKTUR MAHAL

Sebuah perusahaan penyedia jasa internet membutuhkan dana yang besar untuk membangun infrastruktur, mulai dari tiang pemancar hingga kabel fiber optik. Belum lagi area jangkauan di Indonesia pun sangat luas, sehingga biaya yang harus dikeluarkan semakin banyak.

2JANGKAUAN LUAS

Selain jangkauan yang luas, infrastruktur pun perlu dibangun dengan tantangan geografis Indonesia yang beraneka ragam. Ada banyak pulau, hutan rimba, dan pegunungan yang menjulang di seluruh wilayah di Indonesia.

Kalau tinggal di kota besar, kamu masih beruntung bisa dengan mudah mengakses internet. Namun, kalau kamu berada di pedalaman mungkin kamu akan kesulitan untuk mengakses internet. Bisa jadi karena infrastrukturnya yang belum memadai.

4PADAHAL, PENGGUNA INTERNET TERBESAR 5 DUNIA

Dilansir dari Internet World Stats, pengguna internet Indonesia ada sebanyak 143.260.000 terhitung 31 Desember 2017. Dengan jumlahnya yang mencapai ratusan juta tersebut, Indonesia menjadi negara terbesar kelima yang mengakses internet.

Akses internet sendiri memiliki sistem berbagi. Semakin banyak pengguna internet dalam suatu wilayah, semakin rendah juga kecepatannya.

5TERGANJAL ATURAN

Operator penyedia layanan internet harus membayar Biaya Hak penyelenggaraan (BHP) yang sangat tinggi. Itu sebabnya investasi untuk mengembangkan teknologi untuk mempercepat internet jadi makin terhambat.

6TERLALU BANYAK OPERATOR

Indonesia memiliki banyak sekali operator penyedia internet. Padahal, idealnya di negara maju hanya membatasi lima perusahaan. Itu karena setiap operator harus berbagi spektrum jaringan. Itu sebabnya internet Indonesia lambat alias lemot.

image from pixabay

7SERVER LUAR NEGERI

Laman luar negeri, seperti Google, Instagram, dan Facebook memiliki server di luar negeri. Padahal, mengakses server di luar negeri itu juga lebih mahal lho.
Ironisnya, banyak laman-laman dari Indonesia yang menggunakan server dari luar negeri karena harganya lebih murah. Namun, sebagai pengguna kita yang terbebani.

8PELIT

Dilansir dari Menkominfo, pemerintah sudah meminta Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) agar mau berbagi infrastruktur. Contohnya, satu tower digunakan untuk beberapa operator. Namun, hal tersebut belum terealisasi secara optimal dan tak mau mengalah dengan sesama penyedia operator alias pelit.

 

Nah sobat, fakta-fakta kenapa internet Indonesia masih lambat dan mahal. Semoga saja teknologi bisa terus dikembangkan dan infrastruktur semakin membaik, sehingga internet Indonesia bisa makin cepat dan tentunya murah ya.

Apa Reaksi Anda?

Bagikan Artikel ini:

Like us on Facebook for great stories daily!

SebelumnyaHasil Drawing Piala Presiden 2019; Persipura di Group C
BerikutnyaStadion Papua Bangkit akan Diresmikan April 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here