Jumat, Oktober 18, 2019

Persipura masih satu-satunya Klub Indonesia yang mampu tembus semifinal AFC

Must Read

Uniknya Danau Karst Ayamaru

Tidak banyak orang yang mengenal Danau Ayamaru. Terlebih lokasinya yang tersembunyi di wilayah Kepala Burung Papua, atau lebih dikenal...

7 Tempat Wisata Populer Di Jerusalem

pacebro - Sejak ribuan tahun lalu Jerusalem sudah menjadi kota tua yang paling diperebutkan oleh bangsa-bangsa di dunia. Perebutan Jerusalem...

Jejak Perang Dunia II “Biak Battle”

Tak bisa dipungkiri lagi, Tanah Papua penuh misteri. Misteri sejarah masa lalu yang tersimpan dalam Panorama alam yang menjadi...

Walaupun dua klub asal Indonesia yang berlaga di AFC Cup 2019, Persija Jakarta dan PSM Makassar, yang baru saja melakoni laga perdana fase grup pada tengah pekan kemarin. Namun, keduanya gagal meraih poin kemenangan setelah ditahan seri oleh lawan-lawannya. Persija hanya bermain 0-0 saat menjamu Becamex Binh Duong. Sedang, PSM Makassar harus puas berbagi angka 1-1 ketika tandang ke markas Home United.

Walaupun masih ada harapan untuk lolos dari fase grup masih terbuka. Sebab, Masih ada lima laga sisa. Format kandang dan tandang di fase grup juga membuat peluang Persija dan PSM di grup masing-masing belum terkikis meski hanya imbang pada laga perdana.

Persija jelas ingin menyamai atau bahkan melampaui pencapaiannya musim lalu di ajang Liga Europa-nya Asia ini. Seperti diketahui, Persija di AFC Cup 2018 mampu menembus semifinal zona ASEAN. Mereka disingkirkan Home United di semifinal zona ASEAN.

Pencapaian Macan Kemayoran musim lalu memang cemerlang dengan melaju hingga semifinal zona ASEAN. Namun, sepanjang AFC Cup digulirkan, prestasi paling gemilang wakil Indonesia diraih oleh Persipura Jayapura. Di AFC Cup 2014, Persipura mampu melaju hingga semifinal. Kala itu, Persipura juara Grup E. Di babak 16 besar menyingkirkan Yangon United dan kemudian menghantam Al Kuwait (Kuwait) di perempat final.

Pada babak semifinal, Mutiara Hitam kembali bersua wakil Kuwait, Al Qadsia. Namun, mereka harus mengakui keunggulan lawan. Persipura kandas di semifinal usai kalah agregat 2-10.

- Advertisement -

Terlepas dari itu, pentas AFC Cup baru dimulai pada 2004 silam. Wakil Indonesia sendiri baru muncul pada 2009. Kala itu, PSMS Medan mampu lolos dari fase grup. Namun, tersingkir di babak 16 besar. Kemudian pada 2010 ada Sriwijaya FC dan Persiwa Wamena. Sriwijaya FC melaju sampai 16 besar, sementara Persiwa kandas di fase grup.

Indonesia kembali mengirimkan dua wakil pada AFC Cup 2011 yakni Sriwijaya FC dan Persipura. Langkah Sriwijaya FC terhenti di 16 besar, sementara Persipura hingga perempat final. Pada 2012, hanya Arema wakil Indonesia dan terhenti di perempat final.

Pada AFC Cup 2013, 2014, dan 2015, berturut-turut Indonesia diwakili dua klub. Pada 2013 ada Semen Padang dan Persibo Bojonegoro. Kemudian pada 2014 diwakili Persipura dan Arema Cronus. Sedangkan pada 2015 diwakili Persipura dan Persib Bandung.

Sempat vakum, Indonesia kembali memiliki wakil di AFC Cup pada 2018 lalu. Persija dan Bali United berjuang di fase grup dan hanya Persija yang mampu berbicara banyak. Kini, di AFC Cup 2019, Persija kembali menjadi tumpuan untuk mengharumkan Indonesia bersama PSM Makassar.

Prestasi Klub Indonesia di AFC Cup:

  • 2004
    -Tanpa wakil
  • 2005
    -Tanpa wakil
  • 2006
    – Tanpa wakil
  • 2007
    – Tanpa wakil
  • 2008
    – Tanpa wakil
  • 2009
  • – PSMS Medan – 16 Besar
    2010
    – Sriwijaya FC – 16 Besar
    – Persiwa Wamena – Fase grup
  • 2011
    – Sriwijaya FC – 16 Besar
    – Persipura Jayapura – Perempat final
  • 2012
    – Arema – Perempat final
  • 2013
    – Semen Padang – Perempat final
    – Persibo Bojonegoro – Fase Grup
  • 2014
    – Persipura Jayapura – Semifinal
    – Arema Cronus – 16 Besar
  • 2015
    – Persipura Jayapura – 16 Besar
    – Persib Bandung – 16 Besar
  • 2016
    – Tanpa wakil
    2017
    – Tanpa wakil
  • 2018
    – Persija Jakarta – Semifinal zona ASEAN
    – Bali United – Fase grup
  • 2019
    – Persija Jakarta
    – PSM Makassar
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

video

Suku Huli; Merias Tubuh Untuk Kesadaran Akan Identitas

Orang Huli terkenal karena sifatnya yang suka berperang, agresif, dan hiasan wajahnya serta kostum yang dekoratif selama pertempuran.
video

Peduli Tragedi Nduga dan Wamena, Tim Persipura Bagi-bagi Ribuan Bunga

"Filosofinya kenapa harus bunga, air mineral dan pembatas buku, karena masing-masing benda tersebut memiliki lambang dan makna tersendiri," Kata Jaksen F Tiago.

Persipura Tidak Akan Bermarkas Di Jayapura Hingga Liga 1 Usai

Proses renovasi Stadion Mandala diperkirakan akan selesai pada bulan Desember mendatang
video

Kasuari Burung paling mematikan di dunia, Pria ini dianiaya hingga tewas

Jika berbicara tentang burung paling berbahaya, mungkin beberapa orang akan membayangkan burung elang emas atau burung condor. Dengan kemampuannya menyerang mangsa dan ukurannya yang besar...

Ritual Kematian Orang Anga di PNG, Dibiarkan Terbuka Untuk Cium Aroma Kematian

Mayat-mayat ini dilestarikan dengan teknik tingkat tinggi, dengan ketelitian dan persiapan.

More Articles Like This